NOVEMBER 2009

DUA SATPAM TEWAS GANTUNG DIRI

Dua petugas Satuan Pengamanan ditemukan tewas gantung diri di Jembatan Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban adalah EW dan MW. Belum diketahui pasti motif aksi bunuh diri kedua pemuda belia tersebut. Keduanya bekerja di PT SPM yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan. Kapolsek Cibinong AKP Ramses Sianipar menyatakan bahwa, korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kebetulan melintas di Jembatan Ciliwung yang kemudian melaporkan temuannya ke Polisi. Kedua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor. (*)

—(*)—

SATPAM TANGKAP PENCURI MOBIL

Aksi pencurian kendaraan mobil di depan pabrik rokok PT Sampoerna berhasil digagalkan oleh seorang Petugas Satpam. Pelaku tidak mengira jika gerak-geriknya sudah diawasi oleh petugas tersebut. Satpam pabrik rokok tersebut mengawasi dari dalam Pos Satpam yang kacanya gelap, sehingga pelaku tidak menyangka ada Satpam yang mengawasi. Seorang pelaku berhasil ditangkap sedangkan seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Satpam pemberani tersebut langsung mendekap pelaku dari belakang saat sudah merusak kunci mobil. Pelaku sempat berusaha melepaskan diri dari dekapan Satpam tersebut namun gagal. Barang bukti yang didapatkan polisi yakni sebuah kunci T dan kunci mobil yang sudah rusak. Identitas Satpam pemberani tersebut dirahasiakan sebagai saksi kejadian dalam proses penyelidikan. (*)

—(*)—

SATPAM DISERANG OKNUM POLISI

Seorang petugas Satuan Pengaman di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Munawir (24), Rabu (25/11), menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi. Munawir mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat ia menjalankan berpatroli di kawasan MAJT, Semarang, sekitar pukul 12.00. Ia memergoki sepasang muda-mudi yang sedang pacaran di bawah pohon. Sang wanita dipangku dan dipeluk oleh laki-laki yang ternyata adalah petugas Polisi. Munawir lalu memperingatkan mereka agar tidak berpacaran di lokasi mesjid karena pada saat yang bersamaan merupakan waktu adzan dzuhur. Selain memperingatkan keduanya, Munawir kemudian menanyakan identitas pasangan muda-mudi tersebut. Namun, keduanya justru marah-marah kepadanya. Pria yang ditanyakan identitasnya tiba-tiba memukul Munawir yang masih berada di atas sepeda motor patroli. Akibatnya, Munawir menderita luka-luka di bagian wajah dan pelipis, bahkan kaca helm yang dipakai korban juga pecah. Pelaku yang kemudian diketahui berpangkat Briptu dengan inisial DG (25) dan bertempat tinggal di asrama polisi Kabupaten Blora lalu mendatangi pos Satpam di kompleks MAJT untuk menyelesaikan masalah. Menurut petugas pengelola MAJT, korban sebagai Satpam sudah melaksanakan kewajibannya dengan menegur pelaku yang tidak memerhatikan etika dan nilai-nilai kesopanan di kawasan MAJT Semarang. Kasus penganiayaan ini sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: