DESEMBER 2009

SATPAM PENGEDAR NARKOBA TERTANGKAP

Direktorat Narkoba Polda Bali berhasil menangkap seorang petugas keamanan sebuah rumah kos-kosan bernama IWS yang merangkap sebagai pegedar narkoba jenis ekstasi. Kasubbid Publikasi Humas Polda Bali, AKBP Sri Harmiti di Denpasar, mengatakan bahwa tersangka ditangkap di tempatnya bertugas bersama 33 butir pil ekstasi. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari salah seorang oknum polisi berinisial BLB yang bertugas di Polda Bali. Oknum polisi tersebut sedang didalami kasusnya oleh Dit Provam Polda Bali, sedangkan munculnya nama pria berinisial LL yang juga disebut sebagai bandar besar dalam jaringan narkoba ini kini masih dalam pengejaran. (*)

—(*)—

SATPAM UI TANGKAP PENCURI BERPISTOL

Aksi berani dilakukan dua petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Ul) Salemba, Tapiv dan Sofian, sewaktu menghadapi pelaku penurian sepeda motor di lokasi parkiran Kampus UI Salemba. Keduanya berhasil melumpuhkan serta meringkus pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di lingkungan Ul, padahal pelaku menggunakan senjata api. Peristiwa yang terjadi pada 25 November 2009 silam tersebut diawali ketika kedua Satpam tersebut mencurigai gerak-gerik Sahdani (42 tahun) di lokasi parkir motor UI Salemba. Saat hendak mencuri, kedua Satpam ini langsung membekuk pelaku meski Sahdani sempat menodongkan pistol ke arah dua satpam itu. Tapiv dan Sofian kemudian bergulat dengan pencuri motor ini dan menyerahkan pelaku ke Polsek Senen. (*)

—(*)—

SATPAM DIADUKAN KARENA SALAH TANGKAP

Seorang mahasiswi digeledah Satpam di Pusat Perbelanjaan Mewah di kawasan Pluit, 30 November 2009 silam karena dituduh mengutil. Akan tetapi, mahasiswi tersebut digeledah dengan cara dilucuti pakaiannya. DM dan kedua orangtuanya tidak terima akan perlakuan para petugas Satpam dan mengadukan perlakukan mereka ke Polsek setempat. Awalnya, DM ditangkap seorang Satpam pria dan dibawa ke kantornya. Satpam tersebut curiga karena DM menggunakan korset di perutnya. Modus menyembunyikan barang curian di korset perempuan sering terjadi di pusat perbelanjaan. Satpam pria tersebut kemudian memanggil rekannya, seorang Satpam wanita untuk menggeledah DM. Akan tetapi, tidak  ada satupun barang milik pusat perbelanjaan yang disembunyikan di balik busana si mahasiswi. Orangtua DM mengatakan bahwa anaknya memakai korset karena sedang sakit perut. Sayangnya, para petugas Satpam tidak meminta maaf atas perlakuan mereka sehingga kedua orang tua DM marah dan memilih untuk mengadukan perlakuan mereka ke Kepolisian. (*)

—(*)—

SATPAM CEGAH WNA BUNUH DIRI

Seorang warga Korea Selatan mencoba bunuh diri saat menginap di Hotel Narita Surabaya, Kamis 26 November 2009 silam. Korban check in di hotel Narita pada 25 November 2009 sekitar pukul 13.30 WIB. Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Ipda Samidi, menjelaskan bahwa alasan kenapa Nam Chi Yu ingin bunuh diri belum diketahui. Aparat polisi masih melakukan penyidikan dengan mencari keluarga dan rekan bisnisnya. Awalnya, resepsionis hotel menerima telepon dari kamar hotel 426, namun ketika diangkat terdengar suara aneh. Resepsionis kemudian menyuruh room boy dan Satpam pergi ke kamar 426. Sewaktu kamar dibuka, Nam Chi Yu bersimbah darah karena dia menyayat nadinya. Saat itu juga petugas hotel melapor ke Polsek Gubeng dan korban dilarikan ke RS Surabaya Internasional. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: